Aku disini..., tak dikenal dan tak mengenal..., cukup diam tuk merasa...,
Bahwa aku terasing..., aku tak sadar akan siapa yang ada di depanku...,
Bahkan aku pun tak sadar..., bahwa aku pun lupa siapa diriku...,
Dulu siapa, kini siapa..., entah apa yang terjadi selama tahun-tahun hidupku...,
Aku tahu..., jalanku penuh coretan hitam..., tak dapat dihapus...,
Meski dengan tinta putih..., bahkan tak dapat dirubah ceritanya...,
Hanya untuk sekedar melepas peluh..., atau menyimpan luka...,
Juga kata tak terdengar..., suara tak terucap...,
Tuk sampaikan pesan-pesan tak tersampaikan yang dilupakan...,
Bisikan-bisikan kecil penuh makna yang tak terhembus...,
Lihat...!, bahkan kata dan suara pun melupakanku...,
Jangankan engkau..., angin tak pernah menyapaku lagi...,
Tetes air hujan tak mau membagi kesegarannya...
Gemerisik daun seakan memusuhiku tuk kesekian kalinya...,
Namun kucoba tuk memutarnya..., sehingga aku bukan dilupa...,
Meski hanya dikenang...
Rabu, 31 Maret 2010
Selasa, 30 Maret 2010
Sok + Tahu
Aku…, yang tak pernah tahu…, tapi merasa ingin tahu…, terkadang sok tahu, malah lebih banyak soknya dibanding tahunya…, terkadang sombong lebih besar dari tunduknya…, khilaf dan lupa, apa bedanya…?, tak pernah merasa ingin tahu, tak awas dengan keadaan sekitar…, apatis kalau orang bilang…, tak peduli, cuek, apalah orang bilang…, kadang senang dengan rasa ini, bahagia, puas, sulitlah kalau harus dideskripsikan, kadang menyesal, sedih, bingung, pokoknya sejuta kata yang bisa mewakilkan…, orang sombong yang tak ketulungan…, eksis dan narsis bukan berarti bikin najis…, balik lagi ke masalah sok dan tahu, yang kalo dipisah berarti, disatukan juga berarti…, soalnya ini judulnya…,
Sok, banyak arti…, negatif atau positif sama aja…, sok, orang yang sok, sombong, ngerasa dirinya bener, padahal emang bener, tapi lebih banyak salahnya juga, dan gak keitung…, sok, kalo kata orang sunda hayoh, silahkan, dst…, tahu, temennya tempe, makanan kita…,, kalo kamu gak suka, cukup disebut makanan saya sehari-hari, banyak macemnya dari yang aneh, gak masuk akal, dari tahu kotak, bulet, kuning, putih ampe saya nunggu yang warnanya biru, andai ada…, dari tahu tek-tek, gejrot, berontak, macem-macem padahal asalnya gak guna…, ampas, “buangan” temennya yang lebih “kepake”, n sekarang, saatnya ngebahas yang harusnya dibahas dari awal…,, masalah sok tahu, kalo gabungin kata yang tadi dia atas, mungkin artinya nawarin tahu (sok = silahkan (sunda), tahu = tahu),, tapi kalo dikaji, diteliti, di analisis (pinjem istilah keren) sok tahu itu keinginan yang muncul dari hati yang dalam, tiba-tiba…, ketika temen cerita…, karena gak mau kalah…, seolah-olah kita yang lebih tahu…, seolah-olah kita yang nyiptain hal tersebut, jadi gak boleh ada yang cerita selain kita…
Mau contohnya…??,, nih…, kamu baca aja tulisan di atas…, bisa nilai kan..??
Sok, banyak arti…, negatif atau positif sama aja…, sok, orang yang sok, sombong, ngerasa dirinya bener, padahal emang bener, tapi lebih banyak salahnya juga, dan gak keitung…, sok, kalo kata orang sunda hayoh, silahkan, dst…, tahu, temennya tempe, makanan kita…,, kalo kamu gak suka, cukup disebut makanan saya sehari-hari, banyak macemnya dari yang aneh, gak masuk akal, dari tahu kotak, bulet, kuning, putih ampe saya nunggu yang warnanya biru, andai ada…, dari tahu tek-tek, gejrot, berontak, macem-macem padahal asalnya gak guna…, ampas, “buangan” temennya yang lebih “kepake”, n sekarang, saatnya ngebahas yang harusnya dibahas dari awal…,, masalah sok tahu, kalo gabungin kata yang tadi dia atas, mungkin artinya nawarin tahu (sok = silahkan (sunda), tahu = tahu),, tapi kalo dikaji, diteliti, di analisis (pinjem istilah keren) sok tahu itu keinginan yang muncul dari hati yang dalam, tiba-tiba…, ketika temen cerita…, karena gak mau kalah…, seolah-olah kita yang lebih tahu…, seolah-olah kita yang nyiptain hal tersebut, jadi gak boleh ada yang cerita selain kita…
Mau contohnya…??,, nih…, kamu baca aja tulisan di atas…, bisa nilai kan..??
Bicara...
Kuakui aku tak pandai menulis kata...
Yang membuat pembaca merasa berbeda...
Meski kadang ku bisa berbicara...
Dan hal itu diluar logika...
Setiap kata tersusun di kepala...
Bibir ingin mengucap namun tak bisa...
Sembilan jari mengetik kelingking menghapus...
Jangankan berbisik teriak pun tak bisa...
Isyarat-isyarat mengabur...
Berbaur dengan kehampaan...
Yang membuat pembaca merasa berbeda...
Meski kadang ku bisa berbicara...
Dan hal itu diluar logika...
Setiap kata tersusun di kepala...
Bibir ingin mengucap namun tak bisa...
Sembilan jari mengetik kelingking menghapus...
Jangankan berbisik teriak pun tak bisa...
Isyarat-isyarat mengabur...
Berbaur dengan kehampaan...
Langganan:
Postingan (Atom)